Dampak Sosial Informatika Terhadap Wabah Pandemi COVID-19 Dalam Kehidupan Sehari-hari

Halo guys!


Wabah pandemi COVID-19 atau yang sering disebut virus corona terjadi diseluruh dunia termasuk negara kita Indonesia. Banyak korban yang merugi, baik secara kesehatan dan ekonomi. Sesuai topik, sebelumnya saya akan memberitahu buat kalian yang gak tau apa itu informatika. Jadi menurut Wikipedia, informatika merupakan disiplin ilmu komputer yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasiilmu komputerilmu informasiteknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekadar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.

            Ok. Sekarang masuk ke penjelasan Dampak Sosial Informatika Terhadap Wabah Pandemi COVID-19 Dalam Kehidupan Sehari. Dampak-dampak terbagi menjadi 2 yaitu dampak positif dan dampak negatif.


Dampak Positif

1.    Kemudahan dalam Menyebarkan Informasi

Dengan adanya media informasi yang tersebar dimana-dimana, memudahkan kita untuk memberikan atau menerima informasi mengenai COVID-19. Kita bias menemui di televisi, media sosial, media cetak, dll. Tapi itu semua perlu kita saring informasi, dan memastikan informasi tersebut benar atau tidak, jangan asal kirim-kirim saja.

 

2.    Mengusir Kebosanan

#Dirumahaja membuat semua orang bosan, tidak bertemu dengan teman-teman, kerabat, keluarga, dll. Tetapi dengan adanya teknologi informatika kita bias mengusir rasa bosan itu dengan gadget itu. Seperti mendengar musik, membaca komik, streaming film, main game dll.

 

3.    Membantu Aktivitas Sehari-hari

Akibat dari pandemi ini, kita diusahakan untuk tetap #dirumahaja. Bagi orang-orang yang setiap hari makan diluar ini pasti susah dilalukakan. Tetapi dengan adanya layanan pesan antar via aplikasi seperti gojek dan grab semua menjadi mudah, hanya cukup order dengan ponsel. Selain itu untuk layanan rumah sakit seperti konsultansi bias dilakukan dengan gadget dari rumah. Ini untuk menghindari kita ke rumah sakit. Bisa saja jika kita ke rumah sakit malah tertular/menularkan virus ini kepada orang lain.

 

4.    Mengetahui Update Informasi Mengenai COVID-19

Pemerintah melalui Kementrian Kominfo merilis aplikasi bernama PeduliLindungi. Aplikasi PeduliLindungi yang dikembangkan untuk menghentikan penularan COVID-19. PeduliLindugi menggunakan Bluetooth anda untuk merekam informai yang dibutuhkan. Anda juga akan dihubungi oleh petugas kesehatan jika pernah berada dalam jarak tertentu dengan penderita COVID-19 positif, PDP, dan ODP.

 

5.    Komunkasi / Bersosialisasi Menjadi Mudah

Dikarenakan pandemi ini, kegiatan kita semua menjadi terbatas, baik bekerja, sekolah, dan ibadah, juga mungkin berkumpul bareng teman dan keluarga. Dengan adanya teknologi informatika kita bias rapat kantor dari rumah dengan aplikasi video conference, belajar dari rumah dengan aplikasi belajar seperti google classroom, quipper, zenius, dll., ibadah atau mengakses video ceramah dari rumah dengan siaran youtube atau web, juga bertemu keluarga dan kerabat dengan video call seperti whatsapp, line, skype, dll. Itu semua berkat teknologi informatika.


Dampak Negatif

1.    Mudahnya Penyebaran Berita Bohong (hoax)

Semua orang tanpa pandang bulu dibuat ketakutan dan panic oleh pandemi ini. Ini menyebabkan orang gampang terpengaruh oleh hoax atau berita bohong baik di WA, Instagram, Facebook, dan media social lain. Terutama para orang tua yang sering meneruskan hoax yang mereka dapat dari grup wa yang belum tentu kebenarannya.

 

2.    Meningkatkan Kemalasan

#DIRUMAHAJA membuat orang gabut mau ngapain, bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah dari rumah. Gak bias jalan-jalan ketemu teman-teman. Alhasil menyebabkan malas karena cuman main game, sosmed, dan rebahan.

 

3.    Menjadi Lebih Konsumtif

Belaja online sekarang telah digandrungin oleh tiap kalangan, apalagi selama #dirumahaja. Kita dibuat lapar mata dengan iklan-iklan produk, yang bahkan tidak kita butuhkan. Berbagai macam produk telah ditawarkan bahkan dengan harga yang menggiurkan. Sehingga kita membeli walau tidak terlalu kita butuhkan.


Ok. itu saja dampak-dampaknya yang secara umum dirasakan oleh hampir semua orang. Semoga kita dapat mengambil yang positifnya ya. Sekian, Terima kasih!


Sumber: dari berbagai informasi akurat dan pengalaman pribadi.

Comments

Popular posts from this blog

Sisi Positif Pandemi Virus Corona

30 Topik Blog atau Artikel Menarik

Download Template Presentasi Menarik